Minggu, 18 Agustus 2013

Statistika - Soal Regresi

oke sebelum lupa untuk menyimpan. Setidaknya, sempat masuk ke dalam blog hahaha.
Tugas statistik tentang regresi dan korelasi.


Data DKI Jakarta
IPM
Tingkat Kemiskinan
Angka Pengangguran
Ekspor
PDRB
74.80
13.88
13.10
5.63
23.86
75.10
16.04
12.58
5.71
2.50
75.40
18.20
12.06
6.10
26.36
75.80
20.36
10.25
7.15
27.85
76.10
22.52
11.89
8.56
29.52
76.30
24.68
10.93
10.07
31.28
76.60
26.68
10.01
11.41
33.29
77.10
29.02
9.39
13.70
35.37
77.30
31.69
8.96
11.65
37.14
77.60
33.11
7.70
15.77
39.56














Descriptive Statistics

Mean
Std. Deviation
N
Y
28.6730
10.42495
10
X1
76.2100
.95038
10
X2
23.6180
6.56904
10
X3
10.6870
1.73313
10
X4
9.5750
3.54023
10


Variables Entered/Removeda
Model
Variables Entered
Variables Removed
Method
1
X4, X3, X2, X1b
.
Enter
a. Dependent Variable: Y
b. All requested variables entered.

Correlations

Y
X1
X2
X3
X4
Pearson Correlation
Y
1.000
.789
.786
-.746
.758
X1
.789
1.000
.998
-.944
.960
X2
.786
.998
1.000
-.940
.953
X3
-.746
-.944
-.940
1.000
-.911
X4
.758
.960
.953
-.911
1.000
Sig. (1-tailed)
Y
.
.003
.004
.007
.006
X1
.003
.
.000
.000
.000
X2
.004
.000
.
.000
.000
X3
.007
.000
.000
.
.000
X4
.006
.000
.000
.000
.
N
Y
10
10
10
10
10
X1
10
10
10
10
10
X2
10
10
10
10
10
X3
10
10
10
10
10
X4
10
10
10
10
10

Model Summaryb
Model
R
R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
Change Statistics
Durbin-Watson
R Square Change
F Change
df1
df2
Sig. F Change
1
.789a
.622
.320
8.59643
.622
2.059
4
5
.224
2.820
a. Predictors: (Constant), X4, X3, X2, X1
b. Dependent Variable: Y
               
ANOVAa
Model
Sum of Squares
Df
Mean Square
F
Sig.
1
Regression
608.623
4
152.156
2.059
.224b
Residual
369.493
5
73.899


Total
978.115
9



a. Dependent Variable: Y
b. Predictors: (Constant), X4, X3, X2, X1



Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t
Sig.
95.0% Confidence Interval for B
Correlations
Collinearity Statistics
B
Std. Error
Beta
Lower Bound
Upper Bound
Zero-order
Partial
Part
Tolerance
VIF
1
(Constant)
-914.549
4130.800

-.221
.834
-11533.108
9704.011





X1
12.553
56.378
1.144
.223
.833
-132.372
157.478
.789
.099
.061
.003
349.643
X2
-.547
7.327
-.345
-.075
.943
-19.381
18.286
.786
-.033
-.021
.004
282.101
X3
-.013
5.074
-.002
-.003
.998
-13.055
13.029
-.746
-.001
-.001
.106
9.417
X4
-.043
3.030
-.014
-.014
.989
-7.831
7.745
.758
-.006
-.004
.071
14.011
a. Dependent Variable: Y



Coefficient Correlationsa
Model
X4
X3
X2
X1
1
Correlations
X4
1.000
.011
.286
-.447
X3
.011
1.000
-.125
.265
X2
.286
-.125
1.000
-.971
X1
-.447
.265
-.971
1.000
Covariances
X4
9.179
.176
6.344
-76.296
X3
.176
25.741
-4.641
75.716
X2
6.344
-4.641
53.678
-400.978
X1
-76.296
75.716
-400.978
3178.513
a. Dependent Variable: Y






Collinearity Diagnosticsa
Model
Dimension
Eigenvalue
Condition Index
Variance Proportions
(Constant)
X1
X2
X3
X4
1
1
4.841
1.000
.00
.00
.00
.00
.00
2
.153
5.618
.00
.00
.00
.01
.02
3
.004
33.619
.00
.00
.03
.04
.78
4
.001
68.236
.00
.00
.04
.87
.00
5
2.078E-007
4826.198
1.00
1.00
.94
.07
.20
a. Dependent Variable: Y


Residuals Statisticsa

Minimum
Maximum
Mean
Std. Deviation
N
Predicted Value
16.4364
40.7049
28.6730
8.22343
10
Residual
-16.52419
7.42362
.00000
6.40740
10
Std. Predicted Value
-1.488
1.463
.000
1.000
10
Std. Residual
-1.922
.864
.000
.745
10
a. Dependent Variable: Y




Tugas Statistik

Dari hasil studi pustaka dan laporan diperoleh hasil berikut
IPM            Tingkat Kemiskinan                 Angka Pengangguran           Ekspor            PDRB
(X1)            (X2)                                          (X3)                                      (X4)                (Y)



Pertanyaan :
a.       Tentukan besarnya a, b1, b2, b3, dan b4
Kemudian masukan ke dalam persamaan Y = a+b1X1+b2X2+b3X3+b4X4
b.      Variable apa yang berpengaruh dominan terhadap PDRB
c.       Apakah variabel-variabel tersebut berpengaruh dominan baik secara simultan maupun parsial



Jawaban :
a.
a = -914,549
b1 = 12,553
b2 = -0,547
b3 = -0,013
b4 = -0,043

Y = -914,549 + 12,553X1 + -0,547X2 + -0,013X3 + -0,043X4

a = -914,549, artinya nilai PDRB tidak ada karena terkena pengaruh dari IPM, tingkat kemiskinan, angka pengangguran, dan ekspor.




b.
Indeks Pembangunan Manusia
X1 --> b1 > b2,b3,b4
Karena Indeks Pembangunan Manusia karena IPM mempunyai nilai yang lebih besar daripada tingkat kemiskinan, angka pengangguran, dan ekspor.

c.
- simultan
Fhitung                                    Ftabel  
2,059               <          5,1922
Fhitung lebih kecil dari Ftabel sehingga Ho diterima, Hi ditolak.

-parsial
thitung                         ttabel

X1
thitung             <          ttabel
0,233               <          2,015
thitung lebih kecil ttabel sehingga Ho diterima, Hi ditolak.


X2
thitung             <          ttabel
-0,075              <          2,015
thitung lebih kecil ttabel sehingga Ho diterima, Hi ditolak.

X3
thitung             <          ttabel
-0,003              <          2,015
thitung lebih kecil ttabel sehingga Ho diterima, Hi ditolak.

X4
thitung             <          ttabel
-0,014              <          2,015
thitung lebih kecil ttabel sehingga Ho diterima, Hi ditolak.

r = 0,789, artinya, ada korelasi sangat kuat antara IPM, tingkat kemiskinan, angka pengangguran dan ekspor terhadap PDRB.

R2 = 0,622, artinya, kontribusi IPM, tingkat kemiskinan, angka pengangguran, dan ekspor terhadap persamaan regresi sebesar 62%, sedangkan 38% kontribusi dari PDRB.



Rabu, 17 April 2013

The Truth

Semester 2.
Kuliah semester dua itu lebih suram daripada waktu kuliah semester satu.
Kenapa?
Waktu semester satu. Mata kuliah ekonomi bukan dosen aslinya yang ngajar. Padahal empat kelas yang lain bapaknya yang ngajar. Sedangkan kelas ku nggak. Asisten dosennya yang ngajar. Dan waktu final test, ada soal untuk mencari Equilibrium, hanya kelas kami yang nggak bisa sama sekali ngerjakan. Apa-apaan? Kami bayar uang kuliah dengan jumlah yang sama. Tapi dapat perlakuan yang beda.

Dan sekarang semester dua.
Hanya karena kesalahan beberapa orang. Satu kelas dipukul rata untuk dapat hukuman. Nggak adil!!! Yang berbuat salah siapa, yang harus menanggung kesalahan siapa.
Dosennya ini loh. Dulu beliau selalu bercanda. Setidaknya akrab sama semua mahasiswanya di kelas. Tapi karena kesalahan yang dibuat sama yang lain. Kelas jadi suram. Bapaknya dendam. Nggak mau senyum. Boro-boro bercanda. Ditegur saja, senyumnya tepaksa.
Padahal di kelas lain itu, mereka berbuat kesalahan lebih dari satu kali dan itu juga fatal.
Kenapa juga bapaknya harus memandang kelas yang lulus PBUD dengan begitu tinggi?  Ketika dia kecewa, semua orang (satu kelas) dia salahkan.
Itu bikin beban sendiri.
Menyebalkan.
Dulu yang selalu dipuji karena keramahannya, sekarang setiap buka modul untuk mata kuliahnya jadi malas-malasan dan nggak ada nafsu untuk belajar.
Dosen yang lain juga. Senang sekali membanding satu kelas dengan kelas lainnya. Nggak pernah mau nerima jawaban yang dilontarkan mahasiswa untuk pertanyaan yang beliau tanyakan.

POKOKNYA.
Kuliah semester dua itu menyuramkan.
Dikira kuliah bakal sedikit santai daripada waktu sekolah dulu.
Hah. Tapi ternyata malah lebih padat.
Berangkat setengah tujuh pagi. Pulang jam dua. Sampai rumah jam tiga. Nggak ada waktu istirahat yang cukup. Dan itu terulang dari hari Senin sampai Sabtu. Belum lagi tugas.
Dan yang lebih parah lagi. Ini untuk kedua kalinya mengubur cita-cita. Dulu waktu mau masuk SMA dan masuk jurusan Bahasa. Dilarang. Harus masuk SMK jurusan Administrasi Perkantoran. Tidak menyesal. Hanya sedih. Kenapa untuk kuliah harus masuk ke D3. Sudah belajar keras untuk bisa lulus di SNMPTN undangan. Malah berakhir sia-sia.
Lulus SNMPTN undangan di Universitas Brawijaya jurusan Sastra Perancis. DAN LAGI-LAGI harus digagalkan.
Sesuatu yang disenangi dari dulu. Sesuatu yang dicita-citakan dari dulu. Sesuatu yang ingin dipelajari dari dulu. Sesuatu yang sudah ada ditangan. Tapi harus dibuang percuma karena harus menuruti keinginan orang tua. Memang sih masih bisa belajar sendiri. Baca buku yang banyak. Tapi tetap aja, sudah dapat kesempatan untuk belajar lebih dalam, harus dibuang.
Entah kapan bisa belajar sastra lebih jauh. Harus menamatkan Administrasi Bisnis ini dulu. Kadang menyesal menjadi seseorang yang terlalu sensitive, cengeng. Tidak bisa tegas untuk mempertahankan sesuatu yang sudah ada ditangan. Yang selalu dicari hanya saat teman yang lain sedih. Pernah ada yang bilang hanya dijadikan ‘tong sampah’. Kadang jengkel dengan diri sendiri.
Menjengkelkan.
Memuakkan.
Kuliah semester dua itu menyuramkan untuk proses belajar mengajarnya.
Bukan untuk suasana kelas dan teman-temannya.
Hanya kadang menyesali sesuatu itu perlu. Dan ini sedikit penyesalan yang sudah ditumpuk sekian lama.
Hahaha cengeng sekali jadi orang.
Suci. Cengeng.

Membingungkan

Kacau. Membingungkan. Semuanya membingungkan. Iya. Aku menghadapinya jadi bingung sendiri. Nggak serta merta merasa senang diber...